February 18, 2021 By kaiserhealhnews.org 0

Ovo serta UNIKA Atma Jaya Hadirkan Kurikulum Fintech

Universitas Katolik Indonesia( UNIKA) Atma Jaya, Ovo, serta Bareksa menghadirkan inisiatif Fintech Academy.

Nizam, Plt Direktur Jenderal Pembelajaran Besar Departemen Pembelajaran serta Kebudayaan RI, menuturkan studi McKinsey melaporkan teknologi digital, paling utama Artificial Intelligence( AI) serta Fintech di dalamnya, berpotensi tingkatkan PDB nasional sampai 12- 18 persen dengan nilai menggapai US$366 miliyar dalam 10 tahun ke depan Berita dan Informasi Tekno dan Gadget .

“ Buat menggapai kemampuan yang sangat besar ini, kebutuhan kompetensi di bidang ekonomi digital, paling utama fintech, hendak sangat diperlukan warga serta jadi pendorong perkembangan ekonomi Indonesia ke depan. Harapan kami program Fintech Academy bisa jadi bagian program kampus merdeka buat membangun talenta sumber manusia unggul buat Indonesia maju, Indonesia jaya,” katanya lewat media brifieng, yang diselenggarakan secara online di Jakarta( 16/ 02/ 21).

Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur Ovo/ Founder& CEO Bareksa, menarangkan Fintech Academy ialah wujud nyata atensi Ovo serta Bareksa dalam menanggapi permasalahan utama sumber energi manusia di industri fintech. Informasi AFTECH menampilkan sampai Januari 2021 ada 375 industri startup fintech di Indonesia dengan lebih dari 20 model bisnis.

Indonesia sudah jadi salah satu negeri dengan jumlah startup fintech terbanyak di ASEAN, buat itu Fintech Academy bisa jadi wadah buat mempersiapkan serta mencetak sumber energi manusia buat industri fintech, spesialnya kepada Generasi Z di Indonesia yang dikala ini jumlahnya menggapai 27, 94 persen.

“ Fintech Academy ialah metode buat mempersiapkan SDM yang“ siap- kerja” buat mengestimasi pertumbuhan fintech yang pesat di Indonesia. Harapan kami kerja sama ini bisa menjadikan Gen Z tidak cuma jadi konsumen digital, tetapi jadi generasi yang bisa membagikan inovasi dalam industri fintech serta bisa menanggulangi permasalahan kesenjangan SDM di industri ini yang butuh ditangani secara kolaboratif,” cerah Karaniya.

Pada sesi dini, Unika Atma Jaya, Ovo, serta Bareksa hendak mengawali Fintech Academy dengan membagikan mata kuliah fintech dengan modul semacam big informasi, blockchain, e- money, e- investment, insurtech, P2P Lending, alternative credit scoring, serta lain- lain yang hendak dibawakan langsung oleh ahli fintech dari Ovo serta Bareksa.

Tahap mata kuliah fintech hendak dibagi dalam tahap kuliah universal serta MOOC( Massive Open Online Courses/ perkuliahan daring yang menawarkan akses terbuka lewat internet) yang membagikan peluang pada warga buat mengakses langsung modul ajar. Dalam jangka panjang, Fintech Academy hendak meningkatkan Early Learning Program( ELP) Fintech buat anak SMA, program magang di fintech, serta membuat program inkubasi startup buat mahasiswa.

Baca Juga : Evolusi Sistem Video Game

Sedangkan Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya, melaporkan Unika Atma Jaya, Ovo serta Bareksa secara aktif berkontribusi terhadap pembelajaran Indonesia serta industri fintech, lewat pembuatan kurikulum yang mengacu pada pertumbuhan industri.

“ Kami berkomitmen meningkatkan kurikulum fintech yang komprehensif, tidak cuma mata kuliah tetapi pula peluang buat belajar langsung dari industri fintech terbaik Indonesia serta memperoleh mentor cocok bidang eksplorasi yang diseleksi,” pungkasnya.