October 23, 2020 By kaiserhealhnews.org 0

Novel buat Anak Umur 10- 12 Tahun

1. The Suitcase Kid

acqueline Wilson menulis cerita tentang kanak- kanak yang tersisih serta Nick Sharrat menerjemahkan cerita itu dalam wujud ilustrasi simpel yang menarik.

Suitcase Kid merupakan salah satu cerita terbaik Jacqueline.

Kisahnya tentang Andy buku anak muslim , wanita cilik yang wajib hidup berpindah- pindah di antara 2 rumah sebab ibu dan bapaknya berpisah. Jacqueline memanglah sangat suka menggambarkan kanak- kanak yang cuma mempunyai satu orangtua, ataupun yatim piatu, ataupun ibu dan bapaknya berpisah.

Pesan moral dari seluruh novel Jacqueline merupakan apa juga keadaan yang dialami, haruslah dijalani dengan penuh keberanian. Bagi Jacqueline, bukanlah salah bila kanak- kanak mengenakan khayalannya buat bertahan dari kerasnya kehidupan.

2. The Miraculous Journey of Edward TulaneKate diCamillo mengenakan boneka keramik berupa kelinci bernama Edward Tulane buat mengarahkan kepada anak mama kalau cinta dapat terjalin, setelah itu dapat lenyap, serta sangat bisa jadi menciptakan cinta yang baru.

Edward merupakan boneka kesayangan seseorang anak yang tanpa terencana lenyap. Edward berkelana seseorang diri, menyangkut di jala nelayan, terdampar di tempat sampah, setelah itu jadi sahabat seseorang anak miskin yang lagi sakit.

Meski Edward berharap dapat bertemu dengan teman- temannya lagi, dia wajib menerima nasib serta pasrah kala perihal tersebut tidak bisa jadi terjalin.

3. Harry Potter and The Sorcerer’ s StonesJ. K. Rowling jadi penulis novel kanak- kanak sangat berarti di abad 21 ini. Serial Harry Potter mendunia sehingga bukunya senantiasa ditunggu. Fans nya dari segala dunia pula membuat perkumpulan sampai dikala ini.

Tidak hanya novel, cerita Harry Potter telah difilmkan.

Harry Potter merupakan anak yatim piatu yang bersekolah di sekolah sihir Hogwarts. Dia jadi musuh penyihir sangat jahat di dunia sebab mendendam kepada almarhum orangtua Harry. Cerita Harry ini mengarahkan kepada anak mama keberanian buat membela kebenaran.

4. The Chronicles of Narnia: The Lion, The Witch, and The Cupboard

Cerita klasik karya C. S. Lewis ini pula sudah difilmkan.

Kisahnya tentang 4 kakak beradik: Peter, Susan, Edmund, serta Lucy yang masuk ke dunia ajaib melalui suatu lemari kosong. Di dunia ajaib itu, mereka berjumpa dengan penyihir putih serta seekor singa bernama Ashlan. Perjuangan keempat kerabat ini menyelamatkan Ashlan serta diri mereka jadi cerita yang sangat berani serta menarik.

Para pakar sastra menganalisa kalau karya Lewis ini mengambil mitologi kristiani.

5. The Invention of Hugo Cabret

Sekali lagi, cerita anak yatim piatu jadi cerita menarik buat anak mama. Hugo merupakan anak kecil yang tinggal di stasiun kereta. Kala bapaknya wafat, dia cuma diwariskan suatu robot yang tidak dapat berperan. Hugo setelah itu berupaya menghidupkan robot itu.

Cerita karya Brian Selznick ini pula sudah difilmkan. Cerita ini sangat baik buat mengarahkan perilaku pantang menyerah kepada anak mama.

6. The Golden Compass

Phillip Pullman menulis cerita Lyra Belacqua dalam trilogi. The Golden Compass merupakan novel awal.

Lyra mencari teman serta pamannya yang lenyap sampai ke Antartika. Lyra menciptakan suatu eksperimen rahasia yang beresiko setelah itu dia berupaya memecahkan rahasia tersebut.

Ini merupakan cerita yang sangat seru buat mengarahkan anak mama tentang persahabatan, cinta, serta keberanian.